Sejarah

SMK Bina Media didirikan pada tanggal 20 Juli 1998 berdasarkan surat izin pendirian sekolah dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah Propinsi Sumatera Utara No. 371/I 05.8/PR/98. Pada awal pendirian SMK Bina Media hanya mengelola Bidang keahlian Teknik Grafika dengan Kompetensi Keahlian Persiapan Grafika dan Produksi Grafika.

 

SMK Bina Media didirikan dengan berbagai pertimbangan sebagai berikut :

 

  1. Industri Garfika mempunyai peranan yang penting bagi perkembangan suatu bangsa, karena pada jaman moderen ini hampir semua bidang kehidupan memerlukan hasil-hasil industri grafika yang berupa barang-barang cetakan.

 

  1. Industri grafika di Indonesia telah berkembang cukup pesat yang meliputi uaha grafika skala kecil, menegah dan besar. dari sisi teknologinya, industri grafika di Indonesia menggunakan teknologi yang sederhana, madya dan sampai teknologi modern.

 

  1. Industri grafika berkembang pesat baik aspek teknologi, bahan baku, aspek permodalan, pengelolaan, aspek sumber daya manusia serta aspek-aspek terkait lainnya. Tenaga kerja yang terdidik dan terampil dalam bidang grafika di Indonesia masih sangat terbatas. Dari seluruh tenaga kerja yang ada pada usaha percetakan diperkirakan hanya 9 % yang berpendidikan grafika.

 

Dengan alasan tersebut diatas, maka Yayasan Bina Media mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan Grafika dengan tujuan sebagai berikut :

 

  1. Menyiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja sera mengembangkan sikap profesional.

 

  1. Menyiapkan siswa agar mamp memililh karir, mampu berkompetisi, dan mampu mengembangkan diri di bidang produksi grafika.

 

  1. Menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan dunia usaha dan industri pada saat ini maupun pada masa yang akan datang.

 

  1. Menyiapkan tamatan agar menjadi warga negara agn produktif, adaptif, dan kreatif.

 

Sehubungan dengan perkembangan teknologi, maka pada tahun 2009 SMK Bina Media membuka Bidang studi keahlian Teknik Komputer dan Informatika dengan Kompetensi Keahlian Multimedia. Kemudian pada Tahun 2011 kembali dibuka Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan Tahun 2012 akan dibuka kembali Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Jaringan (TKJ).